• Groovy Indonesia

Apa Itu KPI Serta Fungsinya Untuk Bisnis Kecil

Apa itu KPI? Untuk Kamu yang telah mempunyai cukup banyak pengalaman di dunia kerja mungkin telah memahami tentang perihal yang satu ini.


KPI, singkatan dari Key Performance Indicator adalah sesuatu matriks ataupun nilai terukur yang berperan untuk menampilkan seberapa efisien perusahaan mencapai tujuan bisnis utama dan sangat jarang apa saja yang dibutuhkan untuk menyikapi kondisi perusahaan.


Sebab proses perancangan KPI yang tidak gampang, umumnya hanya orang- orang tertentu di dalam perusahaan yang dituntut untuk merancangnya.


Bila Kamu baru saja mau membangun bisnis dari awal, maka hendaknya KPI ini dirancang dengan baik sebab akan sangat mempengaruhi terhadap evaluasi performa karyawan serta perusahaan.


Tidak sempat memiliki pengalaman dalam menyusunnya? Jangan takut, melalui postingan berikut ini, Kamu akan belajar banyak mengenai pengertian, fungsi, contoh, gimana cara menyusun, hingga melakukan monitoring.


KPI yang bagus adalah yang sanggup menjadi arah untuk sesuatu bisnis untuk mengukur performa selama perusahaan berjalan bersumber pada data yang sudah terkumpul.


Contoh data yang disebutkan pada kalimat di atas seperti ini:“ Bulan ini penjualan mencapai 90 juta Rupiah dengan total ada sekitar 80% pelanggan yang mengirim review 5 bintang. 20% sisanya memberikan 1 sampai 4 bintang”.

Apa itu KPI serta Fungsinya Untuk Bisnis Kecil

Apa Fungsi KPI untuk Suatu Bisnis?


Dilihat dari pengertiannya, manfaat dari KPI yang bisa Kamu rasakan adalah sebagai berikut:


Fungsi KPI #1: Penyemangat Kerja


KPI telah semestinya untuk senantiasa didistribusikan kepada segala karyawan secara jelas, serta transparan.


Sebab, survey yang sudah dilakukan oleh Geckoboard mengenai Mushroom Management, ada lebih dari 80% karyawan yang bekerja di sesuatu perusahaan menginginkan terdapatnya transparasi mengenai informasi serta data yang dipunyai bos.


Melalui transparasi data ini, karyawan akan tingkatkan motivasinya untuk mencapai segala tujuan perusahaan. Jangan sampai terjadi perihal yang tidak di idamkan, seperti alasan resign kerja serta hak karyawan yang tidak terpenuhi.


Fungsi KPI #2: Mengukur Performa


Tidak hanya mengukur performa karyawan, apa itu KPI pula mempunyai fungsi untuk mengukur sepanjang mana bisnis Kamu telah tumbuh.


Apakah menuju ke arah yang baik, ataupun malah kebalikannya? Dari data inilah, Kamu akan lebih gampang mendapatkan solusi tentang pengambilan keputusan yang wajib diambil, entah itu menaikkan jumlah karyawan, memotong biaya produksi, maupun yang yang lain.


Tata cara penilaian kinerja karyawan cukup bermacam- macam, salah satunya adalah daya guna waktu yang mereka pakai selama 8 jam kerja, mulai dari tiba tepat waktu, rehat cukup hingga kembali tidak bawa Pekerjaan Rumah (PR).


Akan tetapi, penilaian tersebut hanya akan membuat Kamu melihatnya secara subyektif tanpa mengenali apa yang sesungguhnya mereka telah kontribusikan kepada perusahaan.


Fungsi KPI #3: Mengasah Kemampuan


Setelah Kamu mengenali apa itu KPI serta sanggup buatnya seefektif mungkin, maka dalam proses berjalannya bisnis Kamu ketika ada sesuatu permasalahan yang wajib dialami, keahlian dari pemegang tanggung jawab dari salah satu departemen akan terasah menjadi lebih tajam untuk memutuskan mengenai jalur terbaik untuk tetap mampu mencapai tujuan bisnis perusahaan.


Jenis Serta Contoh KPI


Pada dasarnya, KPI mempunyai manfaat yang besar untuk pengusaha yang baru saja terjun ke dunia bisnis.


Seperti itu sebabnya, KPI perlu dipecah ke dalam sebagian tipe supaya proses perencaanan, serta pemantauan lebih tersusun apik, jelas serta detail. Berikut ini adalah jenis- jenis KPI yang perlu Kamu tahu.


Jenis KPI #1: Finansial


Dalam dunia bisnis, yang perlu Kamu tahu adalah finansial ialah bagian utama yang bisa membuat bisnis terlihat tumbuh ataupun lagi menyusut. Oleh karena itu, tipe KPI pertama yang perlu Kamu tahu adalah finansial.


Seluruh perihal yang dipegang oleh finansial, seperti arus kas, hutang, pemasukan bersih, pemasukan, pengeluaran, biaya operasional serta yang lain harus dicantumkan.


Tanpa terdapatnya dokumentasi ini, Kamu akan senantiasa merasa kesusahan dalam memberikan keputusan apakah seluruh rutinitas yang dilakukan selama 6 bulan kemarin memberikan dampak positif ataupun negatif, serta gimana tindakan yang wajib diambil pada 6 bulan berikutnya.


Jenis KPI #2: Operasional


KPI yang satu ini berperan untuk mengukur gimana segala karyawan Kamu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Uniknya, berbeda tipe bisnis, maka pengukuran KPI akan sedikit berbeda. Contoh yang bisa Kamu bayangkan adalah seperti berikut ini:


Bisnis jasa online: tentang gimana menyediakan layanan 24 jam.


Bisnis penjualan produk: tentang ketepatan waktu pengiriman barang kepada pelanggan.


Jenis KPI #3: Pertumbuhan


Apa itu KPI yang lengkap adalah KPI yang bisa menjadi elemen yang bisa digunakan untuk mengukur kemajuan bisnis, salah satunya melalui tipe KPI perkembangan, mulai dari jumlah pengunjung, jumlah leads, jumlah pelanggan, hingga jumlah rekan perusahaan. Semua bisa Kamu amati melalui data yang satu ini.


Khusus untuk KPI yang satu ini, tidak bisa Kamu tugaskan kepada salah satu departemen saja. Sebab, dibutuhkan kontributor dari sebagian departemen dalam bisnis Kamu untuk memberikan data yang satu ini.


Contohnya, bila Kamu mau melihat jumlah pengunjung, serta leads, maka bagian departemen yang wajib mengerjakan adalah marketing, sebaliknya untuk jumlah pelanggan serta jumlah rekan perusahaan bisa Kamu amati hasilnya melalui departemen sales ataupun operasional.


Cara Membuat KPI yang Efisien untuk Bisnis Kecil


Walaupun pada pembahasan di atas Kamu sudah membaca kalau KPI ialah matriks yang berbentuk data, data serta data. Bukan berarti membuat KPI wajib selalui dimulai dengan membaca data yang telah sempat dikumpulkan pada semester lebih dahulu. Melainkan, apa yang paling penting yang perlu dicapai dalam bisnis Kamu sehingga Kamu bisa memilih data apa saja yang perlu dikumpulkan supaya proses penentuan KPI menjadi lebih tepat.


Berikut ini daftar yang akan membantu Kamu untuk memastikan KPI yang efisien.


  • Sesuai dengan tujuan bisnis Kamu.

  • Khusus, terukur, bisa dicapai, realistis, serta terikat dengan waktu.

  • Mempunyai bobot.


Contoh tersebut bisa Kamu amati pada gambar di bawah ini.

Contoh KPI Karyawan Digital Marketing

Sebagai pemimpin yang baik, Kamu wajib mempunyai keahlian untuk menerjemahkan tujuan perusahaan pada masing- masing departemen menjadi tugas yang gampang dimengerti oleh segala karyawan.


Seperti yang disebutkan pada contoh KPI karyawan digital marketing di atas, dimana tugas tersebut wajib diselesaikan dalam 6 bulan.


Kesimpulan mengenai apa itu KPI serta fungsinya untuk bisnis kecil


Dari postingan ini, bisa disimpulkan kalau KPI bisa menjadi pengendali, serta solusi dari kasus yang lagi dialami oleh sesuatu perusahaan, ialah pengelolaan sumber daya manusia, serta finansial supaya bisnis sanggup bertahan pada kondisi yang lagi sulit, serta tumbuh pada waktu yang tepat.


Tanpa KPI yang jelas, perusahaan Kamu hanya akan terlihat seperti bisnis kecil yang berisikan orang- orang lagi mengerjakan rutinitas tiap hari tanpa paham apa yang sesungguhnya lagi mereka gapai.

Postingan Terakhir

Lihat Semua