top of page
  • Gambar penulisGroovy Indonesia

Handle Acara Kerjasama Bisnis Indonesia dan Dubai

Acara kerjasama bisnis

Pada 6 Mei lalu, Jakarta menjadi tuan rumah acara kerjasama bisnis bergengsi dari Dubai Chamber bertajuk "Doing Business with Indonesia," didukung oleh Kedutaan Besar UEA, Kementerian Investasi Indonesia, dan KADIN. Acara ini dihadiri oleh 472 pejabat VIP, pemimpin bisnis, dan perusahaan Indonesia, mencerminkan tingginya minat sektor swasta Indonesia untuk bermitra dengan perusahaan-perusahaan yang berbasis di Dubai. Forum ini mempertemukan 17 perusahaan dari Dubai (makanan dan minuman, konstruksi, perawatan kesehatan, teknologi informasi, solusi lingkungan, manajemen sumber daya manusia, serta parfum dan kosmetik) yang beroperasi di berbagai sektor untuk mengeksplorasi peluang investasi di Indonesia, sebagai bagian dari inisiatif 'New Horizons' yang mendorong ekspansi internasional bisnis Dubai.


Acara kerjasama bisnis

Menurut data Bea Cukai Dubai, perdagangan bilateral antara Dubai dan Indonesia mencapai AED 12,9 miliar pada tahun 2023, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 7,7% dan 53,6% selama dekade terakhir. Jumlah perusahaan Indonesia yang menjadi anggota KADIN Dubai mencapai 99 pada akhir 2023. Angka tersebut mencerminkan kekuatan hubungan perdagangan bilateral antara kedua pasar. Acara ini dimulai dengan sesi registrasi, networking, dan coffee break, memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berkenalan dan memperluas jaringan bisnis mereka. Lalu, dibuka dengan sambutan dari H.E. Mohammad Lootah, H.E. Shinta Widjaja Kamdani, dan H.E. Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri, diikuti oleh pidato khusus dari H.E. Tetan Maskudi. Sesi sambutan pembuka tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara UAE dan Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi dan investasi serta menggarisbawahi potensi besar kerjasama maritim dan investasi antara kedua negara. Tidak lupa juga para pemangku jabatan mengapresiasi upaya bersama yang telah dilakukan untuk mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi antara UAE dan Indonesia.


Acara kerjasama bisnis

H.E. Tetan Maskudi, Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia (TBC). Maskudi berbicara tentang pentingnya dukungan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menggerakkan perekonomian nasional dan menciptakan lapangan kerja. Sesi "Ask the Experts" dan "Expand Your Business: B2B Meetings" memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi dan memperluas jaringan bisnis mereka, memperkuat hubungan bisnis dan membuka peluang investasi baru antara UAE dan Indonesia. Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan akan ada lebih banyak inisiatif serupa yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.


Acara kerjasama bisnis

6 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page