top of page
  • Gambar penulisGroovy Indonesia

Tips Tingkatkan Skill Sales Untuk Optimalkan Penjualanmu

Diperbarui: 12 Jun 2023

Banyak orang yang mengira kalau salesperson hanya wajib pintar bicara. Sementara itu, untuk mencapai sasaran sales, mereka pula harus belajar mencermati, lho.


Memangnya, mengapa kalian wajib memiliki skill yang satu ini? Apa hubungannya dengan penjualan?


Groovy EO akan menjelaskannya dalam postingan ini. Selain itu, ada pula sederet tips tingkatkan skill penjualan yang lain, lho.


4 Tips Tingkatkan Skill Sales


Apakah kalian penasaran? Simak sepenuhnya di bawah ini, ya!


1. Belajar mengidentifikasi produk serta pelangganmu


Masing- masing perusahaan tentu memiliki audiens yang berbeda- beda. Harga serta jangka waktu konsumsinya pula bermacam- macam.


Penting bagimu untuk memahami semua ini, lho. Karena, perbandingan ini membuat kepribadian produk serta audiensnya berlainan.


Coba bayangkan, kalian diberi tester serta ditawari nugget ayam. Nyatanya, kalian menyukainya.


Kemudian, biayanya pula tak sangat mahal. Jika ada uangnya, kalian jadi tertarik beli satu- dua bungkus tanpa berpikir puluhan kali.


Lain halnya dengan penawaran jasa deposito uang. Kalian tentu wajib berpikir matang- matang dahulu sebelum mengatakan iya.


Inilah yang wajib kalian perhatikan. Mengutip Entrepreneur, orang cenderung berpikir lama sebelum membeli barang ataupun jasa jangka panjang serta mahal.


Oleh sebab itu, coba kenali produk serta audiensmu lebih dalam, ya! Ini ialah salah satu langkah penting saat belajar sales.


Jika memanglah calon pelanggan minta waktu, jangan paksa mereka berikan jawaban. Ini hanya akan membuat penjualanmu kandas.


Skill Sales

2. Tingkatkan skill mendengar


Seperti yang telah Groovy EO singgung, salesperson pula wajib jago mendengar aktif, lho. Kira- kira mengapa, ya?


Ingat, kalian menjual produk pada manusia, bukannya robot. Manusia tentu memiliki permasalahan yang mereka hadapi tiap hari.


Banyak orang yang semata- mata menawarkan barang ataupun jasa saja. Apakah produk tersebut dapat menyelesaikan permasalahan si calon pelanggan? Tak ada penjelasannya.


Jangan lakukan kesalahan umum ini, ya! Dalam proses sales, coba belajar memahami permasalahan calon pelanggan. Setelah itu, baru deh tawarkan produkmu sebagai solusi kepada calon pembeli.


Oleh sebab itu, kalian wajib betul- betul mencermati mereka. Jangan pikirkan apa yang akan kamu respon saat calon pelanggan bicara, dengarkan saja baik- baik.


Kalian dapat melatih perihal ini dengan mengulangi perkataan audiens sebelum menanggapinya. Dengan begitu, tak ada miskomunikasi. Perihal ini dituliskan oleh HubSpot. Nantinya, dapat dipastikan produkmu jadi jauh lebih menarik di mata mereka, lho. Ini tentu jadi salah satu tujuanmu, kan?


3. Lakukan roleplay


Kata siapa seni peran hanya boleh diakukan oleh aktor serta aktris ternama? Dengan tujuan belajar sales, roleplay pula dapat kalian lakukan, lho.


Coba ini bersama temanmu, ya! Mereka yang akan jadi calon pelanggan, kalian yang menjual barang ataupun jasa. Setelah berakhir, lakukan kebalikannya.


Eits, akting ini bukan semata- mata iseng belaka, lho. Kalian dapat berlatih mengalami:


  • Suasana ekstrem

  • Persoalan tidak umum

  • Kondisi sulit serta spesifik lainnya


Bermain peran pula membuka ruang eksperimen. Cobalah menjual bermacam- macam produk, mulai dari mesin fotokopi sampai jasa mensterilkan AC.


Dengan begitu, kalian kian mengerti perbandingan pola penjualan bermacam produk. Ingat, masing- masing barang ataupun jasa memiliki audiens serta pola pembelian yang berbeda.


4. Latihan serta evaluasi


Melakukan 80 cold call dalam satu hari dapat dibilang suatu prestasi. Akan tetapi, coba amati proses ini lebih dalam dahulu, ayo!


Apakah cold call itu menghasilkan suatu? Apakah ada orang yang kesimpulannya ingin membeli produkmu?


Seperti itu kenapa, latihan serta aplikasi saja tidak cukup. Kalian pula wajib melakukan penilaian proses penjualan.


Jika ada yang salah, tak perlu dipusingkan. Terima kelalaian itu serta jangan ulangi lagi.


Mengutip The Balance Careers, dengan proses belajar seperti ini, cold call- mu tentu dapat memiliki hasil lebih baik. Penjualan juga jadi kian maksimal.


Seperti itu sederet tips belajar sales dari Groovy EO. Terus semangat tingkatkan keahlian supaya kariermu kian gemilang, ya

26 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


Commenting has been turned off.
bottom of page