• Groovy Indonesia

Marketing Plan: Pengertian, Contoh, serta Cara Membuatnya

Membuat marketing plan adalah sesuatu perihal yang sangat penting. Tanpa terdapatnya marketing plan, perusahaan akan sulit untuk mencapai target- target penjualan. Dengan kata lain, goals tidak akan sesuai ekspektasi tanpa terdapatnya marketing plan yang bagus.


Rencana pemasaran berisikan sebagian faktor, salah satunya adalah tindakan apa yang diseleksi perusahaan untuk mendapatkan sasaran pasar. Berikut ini pengertian, contoh, serta cara membuat marketing plan yang perlu kalian tahu lebih dalam.


Pengertian Marketing Plan Secara Umum


Marketing plan adalah panduan merata yang menggambarkan upaya pemasaran sesuatu perusahaan. Rencana pemasaran ini berisi informasi penting untuk mengganti pembeli potensial menjadi loyal customer.


Komponen marketing plan yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan, ialah sasaran demografi, tujuan perusahaan, serta strategi pemasaran.


Meski prinsip bawah marketing plan semua sama, akan tetapi pengaplikasiannya bukanlah sama antara satu bisnis dengan yang lain. Bahkan dalam 2 bisnis di bidang yang sama juga tidak dapat memakai marketing plan yang sama. Pengaplikasian ini wajib sesuai dengan kondisi bisnis masing- masing, baik secara eksternal ataupun internal.


Marketing plan umumnya berisi tentang:


  • Executive Summary

  • Market research

  • Competition

  • Market plan strategies

  • Marketing plan budget

  • Marketing goals

  • Monitoring of the marketing plan results

Marketing Plan

Pengertian Marketing Plan Bagi Para Ahli


Untuk lebih memahami pengertian marketing plan, berikut ini pengertian bagi para pakar, antara lain:


1. Kurowski serta Sussman


Bagi Kurowski serta Sussman, marketing plan adalah suatu dokumen yang terdiri dari analisis dari suasana marketing saat ini dalam bentuk analisis peluang serta resiko, tujuan pemasaran, strategi pemasaran, setelah itu program aksi serta pemasukan yang diperkirakan.


2. Malcolm McDonald


Bagi Malcolm McDonald, marketing plan adalah proses manajemen yang menuju pada perencanaan marketing. Perencanaan ini adalah urutan logis serta serangkaian kegiatan yang merujuk ke tujuan pemasaran serta membuat rumusan rencana untuk mencapai tujuan.


3. Adzaniah Dinda( 2013)


Pengertian marketing plan bagi Adzaniah Dinda adalah suatu strategi untuk mencapai misi ataupun tujuan perusahaan.


Cara Membuat Marketing Plan


Setelah mengenali pengertian marketing plan secara umum serta bagi sebagian pakar, berikut ini akan dipaparkan mengenai cara membuatnya.


1. Identifikasi Misi Bisnis


Cara yang pertama dalam membuat marketing plan adalah menyelaraskan misi serta visi perusahaan. Dari sinilah akan diketahui cerminan sifat bisnis serta layanan ataupun produk yang akan ditawarkan ke customer.


Bagian ini mangulas market yang dilayani oleh bisnis serta mengenali tujuannya. Perusahaan bisa membuat daftar anggota regu dan peran mereka dalam strategi pemasaran.


2. Tahu Kompetisi


Menjalankan suatu bisnis seperti masuk ke area penuh kompetisi. Hendaknya perusahaan menjelaskan layanan bisnisnya berharga serta berbeda dari kompetitor. Persaingan bisnis ini terdiri dari 2 jenis, ialah:


  • Persaingan langsung


Persaingan bisnis yang menawarkan produk ataupun layanan yang sama dengan bisnis milikmu.


  • Persaingan tidak langsung


Persaingan produk yang berbeda akan tetapi dapat digunakan sebagai barang pengganti.


3. Tentukan Kekuatan serta Kelemahan


Pakai hasil analisis SWOT( Strength, Weakness, Opportunities, Threats) yang wajib diselesaikan selama periode persiapan untuk memastikan cara terbaik untuk mendistribusikan sumber daya.


Analisis ini membantu perusahaan dalam memahami pencapaian bisnis serta growth perusahaan. Tujuan dari analisis SWOT untuk membuat sebagian poin di tiap bagian supaya lebih perspektif serta lengkap.


Contoh:


  • Kekuatan (Strength)


Lamanya waktu dalam bisnis


Basis pelanggan yang setia


Reputasi tepercaya


  • Kelemahan (Weakness)


Minimnya jangkauan jejaring sosial


Kerugian kompetitif


Aplikasi using


  • Peluang (Opportunities)


Tingkatkan kemasan


Menawarkan tutorial situs website


Tumbuhkan pengaruh media sosial


  • Ancaman (Threats)


Kompetitor langsung memakai teknologi canggih


Kompetitor tidak langsung menawarkan diskon harga


Batas anggaran untuk pemasaran


4. Jelaskan Sasaran Pembeli


Memastikan sasaran sasaran serta rencana pemasaran bisa mengganti pemahaman pelanggan.


Tentukanlah sasaran pembeli kemudian dibesarkan ke pasar khusus dan memastikan demografi sasaran pasar, perihal ini akan memudahkanmu dalam memastikan konten marketing yang akan digunakan.


5. Memastikan Pola Siklus Pembelian


Marketing plan wajib mangulas pelanggan sempurna mengikuti pola yang khas. Siklus ini yang nantinya akan membawakan customer pada produk yang dijual perusahaan.


6. Identifikasi Proposisi Penjualan Unik ataupun Unique Selling Proposition( USP)


Marketing plan untuk merinci layanan bisnis yang terpaut dengan pasar. Gunakanlah riset pasar untuk memahami preferensi pelanggan yang sempurna serta perusahaan penuhi kebutuhan yang tidak ditawarkan kompetitor lain.


Sertakan fakta pendukung tentang perihal yang unik dari dalam perusahaan, seperti mencantumkan kemampuan staf, proposisi nilai, serta keunggulan kompetitif.


7. Menyusun Strategi Marketing dengan Bawah AIDA


Menyusun marketing strategy dengan konsep AIDA (Awareness, Interest, Desire serta Action). Regu marketing dapat merancang strategi pemasaran sesuai dengan keempat faktor tersebut.


Kelompokkan secara detail terpaut strategi yang dilakukan untuk menimbulkan awareness di dalam benak pelanggan, mengajak customer untuk mencari ketahui lebih lanjut tentang produk, mempersuasi customer untuk membeli produk, hingga mengambil keputusan dengan action terhadap produk yang lagi ditawarkan.


8. Key Performance Indicator (KPI)


Konsep serta strategi marketing tidak hanya disusun pada lembar perencanaan saja.


Sebelum perusahaan mengimplementasikan marketing plan, tentukanlah terlebih dulu penanda keberhasilan dari strategi marketing dengan KPI (Key Performance Indicator).


KPI adalah alat ukur ataupun penanda yang dapat digunakan perusahaan untuk memonitor sasaran dari strategi yang telah disusun. Pemakaian KPI( Key Performance Indicator) pada perusahaan akan membuat sesi penilaian lebih efisien dilakukan.


9. Jelaskan Merek


Jelaskanlah anggapan merk perusahaan saat ini. Marketing plan perusahaan akan terus berupaya tingkatkan brand awareness ataupun mengganti anggapan merk untuk memperluas jangkauan market- nya.


10. Tingkatkan Performa Situs Website


Tak jarang situs web perusahaan menjadi tempat pertama yang didatangi customer untuk mengenali lebih dalam mengenai bisnis perusahaan tersebut.


Lakukanlah riset terhadap web kepunyaan kompetitor. Setelah itu, tilik kembali web kepunyaan perusahaan serta cari ketahui keberadaan elemen penting yang hilang untuk memusatkan pola pembelian pelanggan. Marketing plan wajib mencakup langkah- langkah yang perlu diambil untuk tingkatkan situs web. Misalnya saja dapat dilihat dari contoh berikut ini:


Setelah menilik situs web saat ini, regu pemasaran memastikan langkah pemasaran, seperti:


  • Merampingkan konten marketing untuk kemudahan pemakaian.

  • Tambahkan fitur percakapan.

  • Mulai web untuk tips serta tutorial.


11. Tentukan Saluran Pemasaran


Bagian dari marketing plan ini tentang pemakaian cara yang berbeda untuk mempraktikkan strategi pemasarannya. Menekuni kebutuhan pelanggan tentu akan sangat membantu meningkatkan strategi pemasaran. Untuk saluran pemasaran ini, seperti contoh dibawah:


Content marketing: Tulislah postingan serta posting web, serta tawarkan pelatihan, anjuran, ataupun pembelajaran.


Media sosial: Ikut serta langsung komunikasi dengan pelanggan, meminta feedback, serta melakukan survei.


Email: Bagikan informasi penting serta tawarkan promosi eksklusif untuk customer.


Perusahaan aksesoris: Regu marketing dari perusahaan lain yang mempunyai tujuan serta misi yang sama.


Pameran ataupun kegiatan dagang: Berpartisipasi dalam kegiatan pameran dagang lokal untuk menghasilkan brand awareness serta mendapatkan keyakinan dari pembeli.


12. Tentukan Strategi SEO (Search Engine Optimization)


Strategi SEO membantu memposisikan perusahaan di bagian atas hasil mesin pencari bersumber pada kata kunci( keywords) yang berbeda. Pemakaian SEO akan menghasilkan produk ataupun layanan yang dijual perusahaan berada di posisi paling tinggi mesin pencarian.


13. Susun PIC (Person in Charge)


Melakukan pemasaran tentu tidak dapat dilakukan sendirian. Dalam regu marketing juga ada sebagian anggota yang menanggung sesuatu kewajiban. Dengan menyusun daftar PIC inilah yang menjadi salah satu solusi supaya proses monitoring kegiatan jauh lebih gampang sehingga tidak ada pekerjaan yang terlampaui.


14. Memastikan Budget yang Diperlukan


Faktor lain yang perlu dicermati dalam membuat marketing plan adalah menetapkan besarnya budget yang akan digunakan sehingga pekerjaan marketing bisa berjalan mudah sesuai dengan harapan serta tujuan. Oleh sebab itu hendaknya tetapkanlah besar budget marketing yang sesuai dengan kebutuhan.


Contoh Marketing Plan


Setelah mengenali cara membuat marketing plan, berikut ini contoh yang dapat kalian pelajari.


Contoh Marketing Plan Produk Baru


Apabila perusahaan baru merintis bisnis, biasanya produk yang diciptakan belum banyak diketahui orang serta mungkin besar pelanggan belum mengenali informasi apapun tentang produk tersebut.


Marketing plan adalah solusi yang bisa dilakukan perusahaan untuk mengenalkan produk kepada customer melalui strategi pemasaran yang sudah disusun. Sehingga, fokus dari AIDA bertujuan pada brand awareness.


Contoh Marketing Plan Perusahaan Barang


Berikut ini contoh yang dapat diterapkan perusahaan dalam menawarkan barang yang mereka jual.


Tipe : perusahaan mie instan


Visi : menjadikan mie praktis makanan yang sehat


Misi : tingkatkan kerjasama dengan produsen bahan organik


Sasaran pasar : millennial, kelas sosial menengah ke atas


Kompetitor : perusahaan mie praktis lainnya


Konten serta Media: infografis Instagram tentang bahan organik yang sehat


Tujuan AIDA : menimbulkan interest pelanggan


KPI : sasaran engagement konten beberapa 500 akun


Anggaran serta PIC: Rp xxx( regu content creator serta social media expert)


Manfaat Rencana Pemasaran


Dalam praktiknya, merancang proses pemasaran akan menghasilkan manfaat yang bagus terhadap jalannya suatu usaha bisnis. Berikut adalah manfaat marketing plan, antara lain:


Menghasilkan efisiensi pada kegiatan bisnis yang lebih baik.


Memantau tiap pertumbuhan bisnis yang telah direncanakan.


Tingkatkan kewaspadaan perusahaan apabila wajib melakukan perubahan startegi bisnis sewaktu- waktu.


Meminimalisasi tanggapan- tanggapan pihak eksternal yang tidak di idamkan.


Tingkatkan komunikasi yang efisien dalam dunia bisnis.


Membuat manajemen berpikir lebih maju secara sistematis serta penuh perhitungan.


Memperluas penyesuaian sumber daya yang ada untuk mendapatkan peluang bisnis yang lebih banyak lagi.


Kesimpulan


Marketing plan adalah suatu yang wajib terus terbuat selama bisnis masih terus berjalan. Saran dari saya, Jangan hanya membuat marketing plan di awal saja bisnis berjalan, teruslah kembangkan membuat planning dari hari ke hari.


Pengembangan marketing plan ini dapat dengan memikirkan tren pasar, kondisi ekonomi, serta kompetitor. Apabila perlu, ciptakanlah suatu tren baru supaya diiringi oleh para kompetitor.


Menyusun marketing plan memanglah sangat seru tetapi proses buatnya tidak dapat disepelekan.


Meski marketing plan dapat menjadi titik balik kesuksesan marketing yang kalian jalankan pada bisnismu, masih banyak aspek lain yang bisa tingkatkan seperti produktivitas sumber daya serta regu marketing.

Postingan Terakhir

Lihat Semua