• Groovy Indonesia

Mengulik Strategi Event Marketing

Gimana perusahaan dapat meraup untung maksimal, mereka wajib mempunyai beberapa strategi event marketing yang baik.


Kenapa demikian? Karena, salah satu aspek dalam dunia pemasaran tersebut berkaitan erat dengan branding serta brand awareness.


Apabila perusahaan tidak mempunyai rencana yang tepat untuk inisiatif event marketing, akan sulit untuk mereka untuk mencapai audiens baru di tengah pasar yang sangat kompetitif.


Nah, memangnya, apa yang diartikan dengan strategi event marketing? Seperti apa contoh- contoh serta sesi penerapannya?


Tenang, Groovy EO telah rangkum serba- serbinya untukmu. Ayo, simak pemaparan lengkapnya di bawah ini.


Apa Itu Strategi Event Marketing?


Strategi event marketing dapat diketahui sebagai salah satu bentuk strategi pemasaran yang diwujudkan melalui penyelenggaraan suatu kegiatan.


Mengutip Aventri, perusahaan umumnya menyelenggarakan event dengan tujuan memperkenalkan produk baru ke publik ataupun membuat kampanye produk yang telah ada.


Walaupun tiap industri mempunyai produk yang berbeda, strategi ini dapat dimanfaatkan oleh bermacam tipe perusahaan dengan sistem perencanaan yang sesuai.


Sebagai contoh, kegiatan ini kerap berlaku di industri musik. Di sana, perusahaan kerap mengadakan kegiatan untuk mempromosikan musisi ataupun tim band yang ialah bentuk produk mereka.


Nah, strategi event marketing sendiri mencakup semua perihal tentang peralatan, teknis, serta saluran- saluran promosi.


Saluran promosi di sini dimaksudkan untuk mempromosikan kegiatan supaya diketahui khalayak ramai.


Tujuannya supaya audiens tiba ke kegiatan yang diselenggarakan baik dengan membeli tiket ataupun tidak untuk kegiatan yang sifatnya terbuka untuk umum.


Melalui event marketing suatu komoditas bisa diperkenalkan ke publik. Selain itu, terbentuk keakraban emosional serta rasional antara konsumen dengan produk.


Ini diakibatkan konsumen dapat memegang, merasakan, mendengar serta melihat secara langsung produk yang ditawarkan. Berbeda halnya ketika hanya melihat melalu iklan di tv.


Pada kesimpulannya, kegiatan event marketing wajib dapat meninggalkan kesan yang mendalam di benak pengunjung.


Mengulik Strategi Event Marketing

Fungsi Serta Tujuan Strategi Event Marketing


Dapat dibilang, suatu event adalah strategi pemasaran yang paling unik sebab bisa memperkenalkan pengalaman tertentu di benak konsumen.


Melalui event, peluang konsumen untuk berhubungan langsung dengan produk sangatlah besar. Perihal inilah yang tidak dapat ditemui pada strategi pemasaran yang lain.


Nah, berikut adalah sebagian fungsi serta tujuan yang lain dari mengulik strategi event marketing.


1. Tingkatkan permintaan terhadap produk ataupun jasa


Kenaikan permintaan sangat layak ditempatkan pada urutan pertama sebab memanglah inilah tujuan utama event marketing.


Semua strategi pemasaran biasanya bertumpu pada tujuan akhir ini. Akan tetapi, event marketing membuat jalur menuju tujuan akhir ini menjadi lebih seksual serta membekas.


Oleh sebab itu, perusahaan besar seperti Samsung lebih mengedepankan event marketing ketika meluncurkan produk baru.


2. Membuat produk ataupun jasa diterima oleh konsumen


Untuk suatu produk dapat diterima di warga perlu terdapatnya pendekatan secara emosional serta personal.


Inilah fungsi dari event marketing. Bagi G2, strategi- strategi mengatur seluruh perihal yang menunjang suksesnya kegiatan supaya pesan produk dapat diterima oleh khalayak yang hadir.


3. Memperluas jaringan


Dalam suatu event ada banyak pihak yang ikut serta. Tidak hanya regu event itu sendiri, tetapi pula pihak dari luar yang sangat mungkin menjadi partner di masa depan.


Investor serta pesaing pula ialah satu kesatuan dalam suatu jaringan bisnis.


Dapat jadi dengan suksesnya suatu event yang diselenggarakan, investor tertarik untuk menanamkan modalnya di perusahaan.


4. Menarik keuntungan


Keuntungan untuk penyelenggara kegiatan tentu berasal dari tiket yang terjual serta sponsor.


Walaupun demikian, ada keuntungan lain yang dapat mereka raih setelah event usai, ialah kenaikan angka penjualan dari produk.


Event marketing yang sukses akan mendatangkan keuntungan ini segera setelah event berlangsung.


Contoh Strategi Event Marketing


Tiap event membutuhkan strategi yang berbeda. Karena, tiap perusahaan tentunya mempunyai kebutuhan serta budget yang tak seragam.


Semua kembali kepada produk yang akan dipromosikan serta siapa audience- nya.


Kita ambil contoh, untuk mempromosikan produk kepada generasi millennial tentu berbeda dengan mempromosikannya kepada generasi baby boomers.


Nah, berikut ini adalah sebagian contoh yang dapat kalian lakukan untuk promosikan produk perusahaan.


1. Pameran


Salah satu kegiatan yang dapat kalian luncurkan untuk strategi event marketing ialah pameran.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk- produk baru suatu perusahaan.


Umumnya, dalam suatu pameran, ada banyak perusahaan yang bergabung. Contohnya adalah pada kegiatan GIIAS yang rutin diadakan masing- masing tahun oleh Gaikindo.


Dalam pameran tersebut produsen mobil mempromosikan keluaran terkini mereka dengan tujuan meningkatkan awareness di publik.


2. Event launching


Suatu perusahaan membuat kegiatan event launching untuk varian produk barunya. Salah satu targetnya yaitu untuk memperkenalkan fitur- fitur baru dari berbagai macam varian baru ini.


Contoh kegiatan ini adalah ketika Samsung mengadakan Samsung Unpacked 2020 yang bertujuan memperkenalkan Samsung S20 serta Samsung Galaxy Z Flip.


Umumnya ada seseorang brand ambassador yang ditunjuk untuk memperkenalkan produk ke publik.


3. Konser


Di industri musik, konser adalah salah satu cara mempromosikan album ataupun single yang dipunyai seseorang penyanyi.


Suatu album wajib dipromosikan ke seluruh dunia melalui konser ataupun touring. Contohnya seperti Raisa melakukan press release live in concert-nya pada bulan Juni 2020.


Keberhasilan konser ini akan diukur dari berapa banyak tiket yang terjual serta penjualan album nantinya.


4 Tahapan Pelaksanaan Strategi Event Marketing


Secara umum dipecah ke dalam 4 bagian besar.


Perihal itu meliputi pre- event, launching, day- to- day marketing, serta last call di mana marketer memastikan semua logistik sesaat sebelum kegiatan.


Berikut ini adalah uraian singkatnya.


1. Pre- event


Pada sesi ini, seseorang event manager bersama timnya akan membuat perkenalan ataupun mengumumkan kapan kegiatan berlangsung.


Supaya dapat berjalan dengan lembut, inisiatif ini dapat menggunakan saluran- saluran promosi seperti pengumuman di media sosial, web, serta melalui partner yang ditunjuk.


2. Launching


Mengutip halaman Digital Magazine UK, inilah sesi di mana kegiatan diumumkan secara formal melalui press release ataupun partnership.


Diharapkan setelah formal diumumkan penjualan tiket dapat bertambah ataupun bahkan habis.


Contohnya, ketika suatu konser musik akan diselenggarakan, umumnya pihak promotor serta artis terpaut perlu membuat press release.


Selain itu ada pula press conference mengenai konser yang akan diluncurkan.


3. Day to day marketing


Perlu ada day- to- day activity guna terus meningkatkan awareness di benak publik terpaut kegiatan.


Triknya dapat dengan mempromosikan kegiatan melalui promosi berbayar, diskon untuk early birds, serta pula mem- posting hal- hal terpaut kegiatan secara rutin di media sosial, web, serta email.


4. Last call


Pada sesi ini, promosi mengenai suatu kegiatan menjadi semakin gencar.


Penyelenggara wajib mendapatkan awareness dengan cara berkomunikasi langsung kepada calon audience melalui email blast ataupun pula telepon, sesuai dibeberkan oleh Sign Post.


Influencer pula dapat dimanfaatkan untuk berikan pengumuman tentang urgensi kegiatan yang akan diselenggarakan.


Strategi event marketing dapat sukses bila elemen satu ini menjalankan gunanya dengan baik. Seluruh perihal yang bersangkutan dengan teknis serta SDM sangat penting demi kesuksesan suatu kegiatan.


Penilaian setelah kegiatan berakhir pula wajib dilakukan untuk mengevaluasi kekurangan serta keberhasilan kegiatan itu sendiri


Demikian penjelasan singkat Groovy EO tentang serba- serbi strategi event marketing yang dapat kalian implementasikan.


Intinya, Perusahaan akan sulit untuk mendapatkan minat audiens tanpa inisiatif ini. Paling utama di masa modern ini di mana tingkatan persaingan pasar kian tinggi.


Maka dari itu, biar rencana pemasaranmu dapat berhasil, jangan lupa untuk catat tips- tips Groovy EO di atas mengenai rencana event marketing secara merata ya.

Postingan Terakhir

Lihat Semua